<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bowo Net</title>
	<atom:link href="http://setya4004.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://setya4004.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Aug 2010 19:49:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='setya4004.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bowo Net</title>
		<link>http://setya4004.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://setya4004.wordpress.com/osd.xml" title="Bowo Net" />
	<atom:link rel='hub' href='http://setya4004.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mengunakan Microtik</title>
		<link>http://setya4004.wordpress.com/2010/08/11/hello-world/</link>
		<comments>http://setya4004.wordpress.com/2010/08/11/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 19:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>setya4004</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://setya4004.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[iposkan oleh Mencari Arti Kehidupan di 03:19 Minggu, 08 Agustus 2010 Label: Informasi, Internet, Komputer Mikrotik, sesuai dengan visinya yaitu ROUTING THE WORLD, saat ini benar-benar telah diakui sebagai Router yang sangat handal dan sangat lengkap fiturnya serta sangat mudah konfigurasinya. Namun tidak sedikit dari penguna Mikrotik ini menanggalkan Mikrotik dan kembali ke jaringan NATURAL, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=setya4004.wordpress.com&amp;blog=15155139&amp;post=1&amp;subd=setya4004&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>iposkan oleh Mencari Arti Kehidupan di <a title="permanent link" href="http://kizztamorva.blogspot.com/2010/08/cara-installasi-modem-adsl-speedy.html">03:19</a> Minggu, 08 Agustus 2010</p>
<p>Label: <a href="http://kizztamorva.blogspot.com/search/label/Informasi">Informasi</a>, <a href="http://kizztamorva.blogspot.com/search/label/Internet">Internet</a>, <a href="http://kizztamorva.blogspot.com/search/label/Komputer">Komputer</a></p>
<p><a href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fkizztamorva.blogspot.com%2F2010%2F08%2Fcara-installasi-modem-adsl-speedy.html%3Futm_source%3Dfeedburner%26utm_medium%3Dfeed%26utm_campaign%3DFeed%253A%2Bjumb%2B%2528bLog.a%2BAnaQ%2BPeNgGeMar%2BiT%2529&amp;t=aQ%20PeNgGeMar%20iT%20bLog.a%20An&amp;src=sp"> </a><strong>Mikrotik</strong>, sesuai dengan visinya yaitu <strong>ROUTING THE WORLD</strong>, saat ini benar-benar telah diakui sebagai Router yang sangat handal dan sangat lengkap fiturnya serta sangat mudah konfigurasinya. Namun tidak sedikit dari penguna Mikrotik ini menanggalkan Mikrotik dan kembali ke jaringan <strong>NATURAL</strong>, bukan karena Mikrotiknya yang tidak handal atau Mikrotiknya yang <strong>“Bego”</strong>. Melainkan SDM mereka sendiri yang masih kurang dalam memahami dan mendalami fungsi serta teknis konfigurasi Mikrotik itu sendiri. So… belajarlah agar anda lebih expert menguasai Mikrotik ini. Termasuk rekan-rekan yang ingin profesional di bidang <strong>IT Networking System</strong>, kerja di <strong>ISP </strong>maupun di <strong>Telco</strong>. Siapkan Skill anda dengan keahlian <strong>Mikrotik Administrator</strong> yang handal, bukan sekedar bisa tapi harus benar-benar Expert…</p>
<p><a href="http://kizztamorva.blogspot.com/2010/08/cara-installasi-modem-adsl-speedy.html?utm_source=feedburner&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=Feed%3A+jumb+%28bLog.a+AnaQ+PeNgGeMar+iT%29"></a>Karena itulah, berbekal pengalaman dalam mengunakan Mikrotik sejak tahun 2005 hingga 2010 inilah saya membuat<strong> Buku Materi Training Mikrotik Bandwith Manajemen dan Mikrotik VPN Server – Client</strong>, dalam kurun waktu 5 bulan ( November 2009 – Maret 2010 ) telah membuat <strong>&gt; 10 kelas</strong> Training dengan jumlah peserta <strong>&gt; 200 orang</strong> ( baik kelas <strong>Reguler </strong>/ umum maupun kelas Private / <strong>Inhouse Training</strong> ). Training ini bukan untuk Profit Oriented tapi bersifat sharing ilmu dan pengalaman bagi rekan-rekan sesama IT, Mahasiswa dan Komunitas.</p>
<p>Melakukan Installasi <strong>Mikrotik PC Router</strong> atau melakukan konfigurasi <strong>Mikrotik RouterBoard</strong>, bukanlah hal yang <strong>sulit </strong>( jika benar2 paham basic konsep &amp; teknisnya ) tapi juga bukanlah hal yang <strong>mudah </strong>( bagi anda newbie Mikrotik dan bagi anda yang asal / sembarangan setting tanpa benar2 memahami cara kerja Mikrotik dengan seksama ).</p>
<p>Mengunakan koneksi Speedy dengan Router  Mikrotik ada 2 macam cara, yaitu :</p>
<p>1. <strong>Modem ADSL di setting sebagai PPPoE</strong>, lalu username &amp; password Speedy di input pada Modem, sehingga setelah terkoneksi ke Speedy maka IP Public berada pada Modem ADSL ini. Pada option ini Mikrotik hanya berfungsi sebagai <strong>BANDWITH MANAJEMEN</strong> saja serta berbagai fitur lain, namun hanya untuk layanan LOKAL.</p>
<p>2. <strong>Modem ADSL di setting sebagai BRIDGE</strong>, lalu username &amp; password Speedy di input pada Mikrotik(  PPPoE Client ), sehingga setelah terkoneksi ke Speedy maka IP Public berada pada Mikrotik. Pada option ini Mikrotik bukan hanya berfungsi sebagai <strong>BANDWITH MANAJEMEN</strong> namun berbagai fitur lain dapat difungsikan untuk berbagai layanan PUBLIC. Seperti VPN Server / Client, FTP Server, Web Server, dll.</p>
<p>Sebelum memulai konfigurasi, berikut ini <strong>Topologi Jaringan</strong> yang akan kita bangun. Modem ADSL kita setting sebagai Bridge ( Mode Bridge, bukan PPPoe ). IP Address yang digunakan juga  bebas sesuai dengan jaringan di tempat anda. Sekali lagi bahwa jika kita memahami konsep Mikrotik dengan benar maka kita bikin Router untuk koneksi apa saja atau mengunakan IP Address berapa saja akan terasa <strong>mudah </strong>dan <strong>PASTI SUKSES</strong>…</p>
<p>Bahan-bahan yang harus disiapkan untuk membuat <strong>Mikrotik PC Router</strong> adalah sebuah PC Jangkrik – setidaknya <strong>Pentium II/400 Mhz</strong>, harddisk minimal 1 GB, Ram 64 MB / 128 MB, 2 buah PCI LAN Card ( Merk Intel / Realtek / DLink / 3 Com / TPLink / dll ), CDRom, CD Installer Mikrotik, kabel UTP secukupnya serta sebuah Modem ADSL yang support <strong>BRIDGE MODE</strong>.<br />
1 : IP Address <strong>ADSL </strong>Modem : <strong>192.168.1.1</strong><br />
2 : IP Address <strong>interface Mikrotik</strong> ke ADSL Modem : <strong>192.168.1.10 </strong>( harus 1 segmen dengan IP Address Modem ).</p>
<p>Walaupun sebenarnya kita bisa saja TIDAK memberi IP Address pada interface ini karena Dial Up PPPoE akan secara otomatis mencari Modem Bridge, tapi pemberian IP Address untuk Interface ini akan memberi kemudahan untuk pengecekan koneksi / ping ke Modem ADSL.</p>
<p>3 : IP Address<strong> interface Mikrotik </strong>ke Switch / Hub / Client : <strong>192.168.88.251 </strong>( kebetulan saja saya gunakan IP ini, yang penting harus 1 Segmen dengan IP Address PC Client kita yang lain ). Perhatikan dan pahami gambar dibawah ini :</p>
<p>Setelah pada tahap persiapan dengan memahai <strong>konsep </strong>dan <strong>topologi Jaringan Mikrotik</strong> yang akan kita bangun, maka cara memasaknya adalah sebagai berikut :<br />
<strong> Langkah Pertamax</strong> adalah melakukan setting Modem ADSL sebagai <strong>Bridge </strong>:</p>
<p><strong>Kedua :</strong> Siapkan sebuah PC dengan 2 buah LAN Card dan di Install Mikrotik.</p>
<p><strong>Ketiga : </strong>Setelah Installasi selesai, <strong>Reboot </strong>PC Router kita lalu akses ke Mikrotik dengan <strong>Winbox</strong>. Selanjutnya kedua Interface kita ganti nama menjadi <strong>LAN </strong>dan <strong>SPEEDY</strong>. Tujuannya adalah untuk memudahkan identifikasi kita sehingga tidak terjadi salah setting interface.</p>
<p><strong>Keempat : </strong>Setting IP Address untuk <strong>LAN </strong>: <strong>192.168.88.251/24</strong> dan IP Addess interface <strong>Speedy </strong>: <strong>192.168.10/24</strong>.</p>
<p><strong>Kelima :</strong> Selanjutnya kita setting IP DNS dengan <strong>IP DNS</strong> Speedy : <strong>202.134.1.10</strong> dan <strong>202.134.0.155</strong>. Caranya masuk ke menu “<strong>IP</strong>” lalu pilih “<strong>DNS</strong>“.</p>
<p><strong>Keenam :</strong> Langkah selanjutnya adalah membuat Interface PPPoE Client. Caranya klik menu Interface, pada simbol plus kita klik dan pilih <strong>“PPPoE Client”</strong>. Disini kita juga memasukkan Username dan Password Speedy yang telah kita punya.</p>
<p>Pada Option “<strong>General</strong>“, cukup menentukan interface yang 1 jalur dengan Modem ADSL. Untuk nama dan type-nya pake default-nya saja sudah cukup.</p>
<p>Jangan lupa untuk menentukan <strong>Interface </strong>yang mengarah <strong>ke modem ADSL</strong>, yaitu interface yang telah kita beri nama “<strong>SPEEDY</strong>“. Lalu selanjutnya klik tab “Dial Out” dan masukkan Username + Password Speedy kita.</p>
<p>Selain melalui <strong>Winbox</strong>, kita juga bisa memasukkan Username dan Password Speedy ini lewat <strong>WebBox</strong>.</p>
<p><strong>Ketujuh : </strong>Apabila kita telah selesai melakukan setting <strong>PPPoE Client</strong> maka begitu selesai setting Mikrotik langsung melakukan <strong>DialUp </strong>ke Modem ADSL kita. Jika setting Username dan Password ini benar maka selanjutnya akan tampak status koneksi Mikrotik kita dan pada menu IP -&gt; Address akan muncul sebuat IP Address baru berupa<strong> IP Public</strong> ( <strong>125.164.75.150</strong> ) yang diberikan Telkom Speedy kepada pelanggan berdasarkan Username &amp; Password yang kita miliki.</p>
<p><strong>Kedelapan :</strong> Selanjutnya kita atur <strong>NAT </strong>( <strong>Network Address Translation</strong> ) agar Client dapat terkoneksi ke Internet atau dapat mengakses internet. Caranya masuk ke menu <strong>-&gt; IP -&gt; Firewall -&gt; NAT</strong> ( seperti gambar dibawah ini ).</p>
<p><strong>Kesembilan :</strong> Kita buat 1 buah <strong>NAT Rule</strong>, pada <strong>“General” </strong>-&gt; <strong>Chain = srcnat</strong>, -&gt; <strong>OutInterface </strong>= <strong>pppoe out1</strong>. Lalu pada option <strong>“Action”</strong> kita pilih -&gt; <strong>Masquarade</strong>.</p>
<p>Selain setting dari <strong>Consol </strong>atau dari <strong>Winbox</strong>, kita juga bisa melakukan setting <strong>NAT </strong>ini dari <strong>WebBox </strong>( kalo menurut saya sich ini buat Newbie Mikrotik lebih mudah daripada setting dari <strong>Winbox </strong>). Caranya : Pilih Public Interface = <strong>pppoe out1</strong> lalu centang <strong>NAT </strong>trus klik “<strong>Apply</strong>“.</p>
<p><strong>Kesepuluh : </strong>Selanjutnya kita tambahkan 1 buah <strong>IP Route</strong>. Perhatikan pada sebelah IP Address dari IP Public dibawah ini yaitu : <strong>Network = 125.164.72.1</strong>. Nah, IP Network ini adalah <strong>IP Gateway Telkom Speedy</strong> yang melayani koneksi kita. Tambahkan <strong>1 buah New   Route</strong>,<strong> </strong>Destination <strong>: 0.0.0.0/0</strong> lalu Gateway = <strong>= 125.164.72.1.</strong><br />
<strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Kesebelas :</strong> Sampai sini setting Mikrotik Router kita telah selesai. Tinggal test ping koneksi dari Mikrotik kita. Lakukan test ke IP DNS Speedy : 202.134.1.0 dilanjutkan test ping ke yahoo.com maupun ke websites yang lain. Jika ada reply maka Mikrotik kita telah berhasil / telah sukses kita konfigurasi.</p>
<p><strong>Keduabelas : </strong>Langkah ini kita lakukan pada PC Client. IP Mikrotik interface ke LAN merupakan IP Gateway untuk PC Client kita. IP DNS pada Client dapat kita masukkan IP DNS Speedy secara langsung maupun <strong>IP DNS</strong> dari Mikrotik ( karena kita telah setting Mikrotik menjadi DNS Relay pada langkah kelima dari tutorial ini ).</p>
<p>Okey, sampai sini <strong>Mikrotik </strong>kita telah berfungsi sebagai <strong>Router </strong>dan sharing akses internet untuk semua Client yang lain telah dapat difungsikan. Nah, tahap selanjutnya yang harus kita lakukan adalah <strong>Bandwith Manajemen</strong> atau mengatur bandwith yang tepat untuk semua Client sehingga jika ada Client yang melakukan download mengunakan software Downloader dapat di kendalikan atau di kontrol sehingga bandwith kita tidak dihabiskannya sendiri dan akses internet client yang lain tidak menjadi lemot.</p>
<p><strong><em>http://artikel.xcode.or.id/2010/04/16/step-by-step-installasi-router-mikrotik-dgn-adsl-speedy/ </em></strong></p>
<h2><a href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">Panduan Setting Dial Up Speedy dengan Router Mikrotik</a></h2>
<p>oleh <a title="Posts by salsabel" href="http://guntingbatukertas.com/author/salsabel/">salsabel</a> pada Jan.13, 2009, dalam kategori <a title="View all posts in Mikrotik" href="http://guntingbatukertas.com/category/sistem-operasi/mikrotik/">Mikrotik</a>, <a title="View all posts in Sistem Operasi" href="http://guntingbatukertas.com/category/sistem-operasi/">Sistem Operasi</a></p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/dialing1.jpg"></a>Tip ini saya tulis dari pengalaman saya memakai Speedy dengan modem ADSL Articonet ACN-100R dan TP-Link TD 8817 yang kualitasnya tidak jauh berbeda. Dari pengalaman, jika dial-up speedy dilakukan oleh kedua modem tersebut, secara periodik koneksi akan terputus tanpa sebab yang jelas. <em>It sucks!</em> Menurut analisa beberapa rekan dan tenaga <em>outsource </em>Telkom Speedy sendiri, hal ini disebabkan karena buffer memori modem sudah kelebihan beban. Hal ini menyebabkan proses <em>dialing</em> terganggu.</p>
<p>Karena sampai beberapa tahap gangguan ini membuat jengah, saya kepikiran untuk mengalihkan fungsi dial-up koneksi speedy ke komputer yang difungsikan sebagai router.</p>
<p>Saat itu saya langsung teringat pada beberapa perangkat komputer yang sudah tidak digunakan lagi teronggok di gudang. Daripada beli komputer atau router baru, mending saya ‘hidupkan kembali’ perangkat-perangkat veteran tersebut agar bisa merasakan masa kejayaannya lagi. he he he …</p>
<p>Akhirnya setelah semalaman berkutat dengan perangkat lawas dan debu, akhirnya saya bisa satukan kembali sebuah PC dengan processor P III 750MHz , 256MB SDRAM, dan sebuah harddisk 40GB. Ya, lumayan lah…</p>
<p>Selanjutnya komputer Veteran saya akan mengambil alih tugas modem melakukan dial-up speedy. Kurang dari 5 menit, seting mikrotik sudah selesai. Selanjutnya saya tempatkan posisinya dalam jaringan sebagai berikut</p>
<p><strong>[INTERNET]——[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]———[CLIENT]</strong><br />
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254</p>
<p><strong>PERSIAPAN</strong></p>
<p>Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.</p>
<p>Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).</p>
<p>Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.</p>
<p><a href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"></a><a href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"></a></p>
<p><strong>SETTING MODEM ADSL</strong></p>
<p>Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)</p>
<ul>
<li>Masukkan <em>username </em>dan      <em>password </em>: admin/admin</li>
<li>Masuk ke menu “<em>Advanced      Setup</em>” kemudian pilih <em>“WAN” </em>dan klik tombol “<em>Edit</em>”      Masukkan nilai PVC</li>
<li><em>Configuration</em> :      (masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah)<br />
VPI = X (setting saya=8)<br />
VCI = XX (setting saya=8)<br />
informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang      melakukan instalasi. Jika Anda masih belum yakin dengan setting yang tepat      di lokasi Anda, silakan cek konfigurasi dalam tulisan berikut:<br />
<a href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/">Setting      Modem Speedy dari Berbagai Daerah</a></li>
<li><em>Service Category</em> =      UBR Without PCR, kemudian klik Next</li>
<li><em>Connection type</em> =      Bridging</li>
<li><em>Encapsulation </em>= LLC,      kemudian klik tombol Next</li>
<li>Tandai <em>check box </em>pilihan      “<em>Enable Bridge Service</em>”, Next dan akhiri dengan Save</li>
<li>Selanjutnya klik tombol      Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses reboot modem      selesai.</li>
</ul>
<p>Jika Anda menggunakan paket Modem TP-Link TD8117 caranya lebih mudah. Ikuti saja langkah step-by-step nya dari Menu<strong> Start Up</strong> &gt; <strong>Wizard </strong>&gt; Pilih  koneksi <strong>Bridge</strong><strong> </strong>&gt; Akhiri dengan <strong>Finish</strong>. <em>That’s it!</em></p>
<p><em>Jika Anda memerlukan panduan yang dilengkapi dengan gambar, silakan lihat panduannya di sini:</em><em><br />
</em><a href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/">Setting Speedy pada Modem ADSL TP-Link TD-8817</a></p>
<p><strong>SETTING ROUTER MIKROTIK</strong></p>
<p>Sudah banyak dimaklumi bahwa Mikrotik agak susah memberikan identifikasi pada Lan Card. Agar lebih mudah mengingat, <strong>Pertama </strong>kita beri nama masing-masing <em>LAN Card</em> yang ada pada Mikrotik. sebagai berikut.</p>
<p>/interface ethernet set ether1<br />
/interface ethernet set ether2</p>
<p>Setelah masing-masing <em>LAN card </em>diberi nama, tentukan IP-nya</p>
<p>ip address add address=192.168.1.103/24 interface=speedy<br />
ip address add address=192.168.30.1/24 interface=lokal</p>
<p>periksa apakah nama card lan dan ip yang diberikan sudah benar.</p>
<p>ip address print</p>
<p>Kemudian lakukan test ping ke masing masing IP tersebut untuk memastikan konfigurasi sudah tepat.</p>
<p>Selanjutnya, aktifkan fitur PPOE Mikrotik untuk melakukan dial ke modem ADSL Speedy. Berikut ini akan kita bahas cara dial-up dengan menggunakan baris perintah di terminal. Anda bisa juga lakukan hal ini lewat Winbox. Baca juga Panduan <strong>Setting PPOE-Client Speedy dari Winbox </strong>di bagian lain blog ini.</p>
<p>/interface pppoe-client add-client-speedy user=142xxxxxxxxx@telkom.net<br />
password=XXXXXXXXXX interface=speedy service-name=internet disabled=no<br />
/ip route add gateway= 125.124.123.1</p>
<p><strong>Keterangan:</strong> IP Gateway ini bisa ditemukan dari dengan mengetik perintah <em>ipconfig </em>dari command pada saat speedy sudah di dial dari Windows. Anda juga bisa dapatkan informasi ini dari informasi konfigurasi modem (lewat browser seperti yang disampaikan pada setting modem di atas) atau yang sudah Anda catat sebelumnya.</p>
<p>Periksa sekali lagi apakah settingan yang kita lakukan sudah benar dengan:</p>
<p>/ip route print</p>
<p><strong>SETTING DNS</strong></p>
<p>Masukkan kode berikut untuk melakukan setting DNS Speedy:</p>
<p>/ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-request=yes<br />
/ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-request=yes</p>
<p>Selanjutnya setting <strong>masquerade, </strong>untuk meneruskan perintah dari routing dari semua client ke NAT firewall mikrotik.</p>
<p>/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade</p>
<p>Langkah terakhir, buka winbox, pada menu pppoe yang barusan Anda buat, masuk ke menu PPP &gt; <em>Interfaces</em> &gt; dobel klik koneksi Anda &gt; pilih Tab <em>Dial Out</em>, pastikan untuk menandai check box “<em>add default route</em>”.</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/dialing21.jpg"></a></p>
<p>Setelah Proses diatas selesai, lakukan ping ke 202.134.0.10. jika koneksi terhubung berarti Gateway speedy sudah dimasukkan dalam daftar mikrotik dan Anda dapat mulai berselancar.</p>
<p><strong>TROUBLESHOOT</strong></p>
<p>Jika BELUM UP, periksa kembali:</p>
<ol>
<li>Cek koneksi kabel dari modem      ke perangkat mikrotik</li>
<li>Cek username dan password      speedy</li>
</ol>
<p>Jika Ping belum jalan atau muncul pesan error “<em>Invalid value for argument addresses</em>” berarti ada satu hal yang terlewat.</p>
<ul>
<li>Buka Winbox, masuk menu PPP.      Dobel klik pada ppoe yang aktif. Tandai Check Box “<em>Add default route</em>”      dan “<em>Use peer DNS</em>“</li>
</ul>
<p>Jika masih ada yang bingung, baca panduan di <a title="Forum Mikrotik" href="http://www.forummikrotik.com/beginner-basics/2290-ask-setting-mikrotik-jika-modem-diset-brige-bukan-ppoe-2.html" target="_blank">forum</a> dan lihat step-by-step <a title="Video Tutorial" href="http://rapidshare.com/files/137095966/video.rar.html" target="_blank">video tutorial</a> dari forum sebelah jika diperlukan. Baca juga <a title="Pengalaman mikrotik" href="http://www.forummikrotik.com/beginner-basics/2910-setting-ip-and-gateway-bingung.html" target="_blank">pengalaman seorang rekan</a> tentang setting mikrotik.</p>
<h2><a href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/step-by-step-dial-up-pppoe-speedy-dengan-winbox-mikrotik/">Step by Step Dial Up (PPPoE) Speedy dengan Winbox Mikrotik</a></h2>
<p>oleh <a title="Posts by salsabel" href="http://guntingbatukertas.com/author/salsabel/">salsabel</a> pada Jan.20, 2009, dalam kategori <a title="View all posts in Jaringan" href="http://guntingbatukertas.com/category/hardware/jaringan/">Jaringan</a>, <a title="View all posts in Mikrotik" href="http://guntingbatukertas.com/category/sistem-operasi/mikrotik/">Mikrotik</a></p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/winbox.gif"></a>Mikrotik punya kelebihan sendiri dalam hal dialup internet. Fasilitas PPPoEnya telah dikemas dengan sangat kompak sehingga proses setting bisa dilakukan dengan cepat. Disamping itu proses dialup nya sendiri juga sangat cepat. Paling tidak jika dibandingkan dengan Dialup dari Windows (paling lambat) bahkan dari modem sendiri.</p>
<p>Pada posting sebelumnya saya menulis tentang cara <a title="setting dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">setting dialup speedy dari router mikrotik melalui command line</a>. Namun bagi yang lebih nyaman dan menyukai mode GUI, kali ini saya sajikan setting dialup melalui Winbox. Mari kita mulai…</p>
<p><strong>PERSIAPAN</strong></p>
<p>Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.</p>
<p>Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).</p>
<p>Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.</p>
<p><a href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"></a><a href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"></a></p>
<p>Jika semua sudah siap,</p>
<p><strong>1. Pertama kali, </strong>Anda perlu mempersiapkan modem terlebih dahulu. Set fungsi modem sebagai bridge, bukan sebagai PPPoE Dialer. Saya pernah pake modem Articonet ACN-100R dan TP-Link TD8117 Cara settingnya kurang lebih sama.</p>
<p>Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)</p>
<p>Untuk Articonet:</p>
<ul>
<li>Masukkan <em>username </em>dan      <em>password </em>: admin/admin</li>
<li>Pilih menu “<em>Advanced      Setup</em>” <em>&gt; “WAN” , </em>klik tombol “<em>Edit</em>” Masukkan      nilai PVC <em>Configuration</em> : (masukkan nilainya sesuai wilayah      TELKOM masing-masing daerah). Nilai ini dapat Anda lihat di sini.<br />
VPI = X (setting saya=8)<br />
VCI = XX (setting saya=8)<br />
informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang melakukan      instalasi. Jika Anda masih belum yakin dengan setting yang tepat di lokasi      Anda, silakan cek konfigurasi dalam tulisan berikut:<br />
<a href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/">Setting      Modem Speedy dari Berbagai Daerah</a></li>
</ul>
<ul>
<li><em>Service Category</em> =      UBR Without PCR, kemudian klik Next</li>
<li><em>Connection type</em> =      Bridging</li>
<li><em>Encapsulation </em>= LLC,      kemudian klik tombol Next</li>
<li>Tandai <em>check box </em>pilihan      “<em>Enable Bridge Service</em>”, Next dan akhiri dengan Save</li>
<li>Selanjutnya pilih      Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses reboot modem      selesai.</li>
</ul>
<p>Untuk Modem TP-Link TD8117 lebih mudah. Setelah login, ikuti saja langkah step-by-step nya dari Menu<strong> Start Up &gt; Wizard </strong>&gt; Pilih koneksi  <strong>Bridge</strong><strong> </strong>&gt; Akhiri dengan klik <strong>Finish</strong></p>
<p><strong>2. Selanjutnya</strong> setting IP untuk masing-masing LAN Card Anda. Jika Anda menemukan kesulitan setting IP ini, saya punya panduannya di sini, jadi satu dengan setting <a title="dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">dialup speedy via command line</a>. Topologi yang saya buat sebagai berikut:</p>
<p><strong>[INTERNET]——[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]———[CLIENT]</strong><br />
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254</p>
<p><em>*UPDATE*</em><br />
<strong>Keterangan:</strong><br />
Masing-masing hardware berikut memiliki 2 IP, satu IP untuk koneksi UP (ke atas) dan satu IP untuk koneksi DOWN (kebawah). Hardware yang saya maksud adalah Modem ADSL dan Router dengan keterangan sebagai berikut:<br />
<strong>MODEM:</strong><br />
- Up: 125.164.xxx.xxx –&gt; IP Public dari Speedy, IP ini otomatis akan Anda dapatkan dari server speedy saat Anda melakukan dialup.<br />
- Down: 192.168.1.100 –&gt; Atur IP statis ini di bagian setting LAN modem. IP ini yang digunakan untuk melakukan koneksi dengan Router/jaringan di bawah modem.<br />
<strong>ROUTER Mikrotik:</strong><br />
- Up: 192.168.1.103 –&gt; Setting IP ini di <em>Ethernet card </em>pertama yang Anda gunakan untuk menghubungkan Router dengan Modem. Perhatikan, IP dan netmasknya harus dalam satu range dengan IP Modem.<br />
- Down: 192.168.30.1 –&gt; IP untuk Gateway LAN dan pedoman IP client. Atur setting IP ini di <em>Ethernet card</em> kedu. Cara setting IP ini bisa Anda temukan di sini: <a title="dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">Cara setting dialup speedy via command line</a>.</p>
<p><strong>3. Buka Winbox,</strong> kita akan mulai setting PPPoE-Client mikrotik.</p>
<ul>
<li>Login ke Winbox, masukkan ip      address Anda, dalam hal ini IP mikrotik dari LAN. Dalam contoh saya      memakai 192.168.30.1. Masukkan juga username dan password.</li>
<li>Dari tampilan utama, pilih      menu PPP untuk mengakses halaman berikut<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe0.png"></a></li>
<li>Klik tanda + untuk      menambahkan PPPoE Client dari box PPP, kemudian pilih menu PPPoE Client<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe1.png"></a></li>
<li>Maka akan muncul box <strong>New      Interface</strong>, kemudian pada tab General di field Name kita beri nama</li>
<li>koneksi PPPoE tersebut dalam      artikel ini menggunakan nama “pppoe-speedy”. Pilih “interface” yang Anda      gunakan. Interface ini adalah Ethernet yang tersambung ke modem ADSL.      Dalam contoh kasus di sini, saya pilih ethernet dengen IP 192.168.1.103.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe2.png"></a></li>
<li>Tetap dalam New Interface,      pilih tab Dial Out. Masukkan username dan password account speedy. Biarkan      setting lainnya dalam keadaan default. Pastikan Anda mencontreng pilihan <strong>Add      Default Route</strong> di bawah ini.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe3.png"></a></li>
<li>Klik OK untuk mengaktifkan      setting yang baru kita buat.</li>
</ul>
<p>Selanjutnya diamkan sejenak dan tunggu Mikrotik tugasnya melakukan untuk dial ke speedy. Jika setting kita sudah benar makan muncul hasil setup kita sebelumnya. Jika kita perhatikan, kolom uptime akan berjalan dan menghitung durasi koneksi speedy.</p>
<p>Untuk melakukan cek, silakan pilih <strong>Tools &gt; Ping</strong>, masukkan alamat yang akan diping. Di sini saya masukkan alamat web ini, www.guntingbatukertas.com. Hasilnya tampak seperti berikut.</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe4.png"></a></p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe5.png"></a></p>
<p>setting ip address network setting di windows</p>
<p><strong>4. Anda </strong>tinggal mengarahkan IP Gateway komputer klien ke router mikrotik ini.</p>
<p>Akhirnya ping dari sisi klien untuk memastikan koneksi berjalan lancar.<br />
<a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nd/3.0"><br />
</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/setya4004.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/setya4004.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/setya4004.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/setya4004.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/setya4004.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/setya4004.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/setya4004.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/setya4004.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/setya4004.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/setya4004.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/setya4004.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/setya4004.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/setya4004.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/setya4004.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=setya4004.wordpress.com&amp;blog=15155139&amp;post=1&amp;subd=setya4004&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://setya4004.wordpress.com/2010/08/11/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ce05d6103931e8f96bc9d127a6d85e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">setya4004</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
